Katalisinfo.com, Malinau – Malinau bersiap menyambut Festival Budaya IRAU ke-11 sekaligus HUT ke-26 Kabupaten Malinau. Sebanyak 551 pelaku UMKM mulai menempati tenda-tenda di sekitar Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Kamis (2/10/2025), menjelang H-5 perayaan.
UMKM akan menghadirkan beragam kuliner dan produk usaha, memanfaatkan IRAU sebagai kesempatan meningkatkan pendapatan. Nurmasari, pengelola Kebab Putra Tunggal, mengatakan proses pendaftaran sangat mudah. Cukup menyiapkan NIB, NPWP, dan KTP Malinau, peserta sudah bisa ikut. “Pendaftarannya gratis, tidak dipungut biaya apa pun,” ujarnya.
Pengalaman pada festival sebelumnya membuktikan potensi omzet yang signifikan. Nurmasari menyebutkan, omzet harian sebelum IRAU sekitar Rp500 ribu, namun saat festival bisa naik hingga Rp2 juta per hari ketika ada penampilan artis. Tanpa artis, omzet tetap meningkat menjadi sekitar Rp800 ribu.
Hal serupa disampaikan Anjas, pemilik UMKM Lily Cook, yang menargetkan minimal Rp5 juta per hari selama festival. “Persiapannya sudah matang. Tenda sudah siap, dan kami ikut sejak pendaftaran dibuka,” jelasnya.
Festival Budaya IRAU 2025 akan digelar 7–26 Oktober, menampilkan beragam kegiatan seni, budaya, dan hiburan rakyat. Event dua tahunan ini bukan hanya ajang pelestarian budaya, tetapi juga wadah strategis bagi UMKM, desa, kecamatan, dan perangkat daerah menampilkan potensi mereka.
Tahun ini, jumlah peserta UMKM mencapai 551, melebihi kuota tersedia. Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, menilai antusiasme ini sebagai bukti tinggi semangat masyarakat untuk aktif dalam pembangunan daerah. “Kalau IRAU 2027 digelar lagi, seluruh area PLB akan penuh dengan UMKM. Karena UMKM adalah kekuatan riil masyarakat Malinau,” imbuhnya.
sumber: Infopublik.id
Katalis Info – AKtual,Informatif,Terpercaya Aktual,Informatif.Terpercaya