Penyerapan anggaran Gorontalo 2025 capai 89%, Gusnar Ismail sebut belanja pemerintah dorong ekonomi dan daya beli masyarakat. (Foto : mcgorontaloprov/haris)

Penyerapan Anggaran Gorontalo 2025 Tembus 89 Persen, Gubernur Gusnar: Dorong Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat

Kota Gorontalo, katalisinfo.com — Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatat kinerja positif dalam penyerapan anggaran daerah dan nasional hingga akhir November 2025. Capaian ini terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang dipimpin langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Hulonthalo Ballroom, Kota Gorontalo, Kamis (4/12/2025).

Rapat yang menghadirkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut membahas perkembangan realisasi anggaran yang menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Berdasarkan data e-Monep Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Gorontalo, realisasi fisik APBD hingga November 2025 mencapai 89,71 persen, sementara realisasi keuangan berada pada angka 84,81 persen. Angka itu meningkat dibanding periode yang sama pada 2024, yakni 86,91 persen untuk fisik dan 83,33 persen untuk keuangan.

Gubernur Gusnar menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa belanja pemerintah adalah instrumen penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Belanja pemerintah ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi salah satu aspek dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah. Kalau dana pemerintah hanya terparkir di bank, maka tidak ada uang yang bergerak di tengah masyarakat. Artinya itu akan mempengaruhi daya beli,” ujar Gusnar.

Selain APBD, penyerapan APBN untuk wilayah Provinsi Gorontalo hingga 3 Desember 2025 juga menunjukkan kinerja baik, mencapai 87,82 persen atau setara Rp9,44 triliun dari total pagu Rp10,75 triliun. Pagu tersebut terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp4,66 triliun dan Dana Transfer ke Daerah senilai Rp6,09 triliun.

Dari sisi kinerja OPD, sembilan perangkat daerah berhasil melampaui target penyerapan fisik dan keuangan November 2025. Inspektorat menjadi yang tertinggi dengan penyerapan fisik 98,64 persen dan keuangan 93,46 persen. OPD lain yang mencatat performa kuat antara lain Dinas Pariwisata, Biro Pemerintahan dan Kesra, BPBD, Dinas Dukcapil dan Pemdes, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Biro Umum, Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi, serta Dinas Perhubungan.

Pemerintah berharap capaian penyerapan anggaran yang optimal ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo dan meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menegaskan efektivitas kerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan.

Sumber : Infopublik

About KatalisInfo

Check Also

B’FOS Bojonegoro Jadi Jembatan Petani dan Konsumen, Inovasi Pemasaran di CFD

Bojonegoro, Voicejogja.com – Inovasi pemasaran pertanian hadir lebih dekat ke masyarakat. Lewat B’FOS, petani Bojonegoro …