PADANG, katalisinfo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memaksimalkan pembangunan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Pembangunan huntara tahap I yang berlokasi di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembaian, dipercepat untuk memastikan kebutuhan tempat tinggal pengungsi dapat segera terpenuhi.
Sebanyak 117 unit huntara dibangun dengan sejumlah langkah percepatan, mulai dari penambahan personel hingga pengaturan jam kerja. Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB Ary Laksmana mengatakan percepatan dilakukan dengan menambah jumlah tukang serta membagi jam kerja menjadi dua shift.
“Kami menambah tenaga ahli pertukangan menjadi dua kali lipat dan membagi jam kerja menjadi dua shift agar pembangunan bisa lebih cepat selesai,” ujar Ary.
Selain itu, BNPB juga meningkatkan frekuensi Operasi Modifikasi Cuaca untuk menurunkan intensitas hujan di wilayah Kabupaten Agam. Kondisi cuaca yang kerap hujan dinilai menjadi salah satu kendala utama dalam proses pembangunan huntara.
“Kita sudah meminta Tim OMC menambah jam terbang untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah Palembaian,” jelasnya.
Sebelumnya, pembangunan huntara melibatkan 100 personel TNI dan enam tenaga ahli tukang. Jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi dua kali lipat guna mempercepat progres pekerjaan. Hingga saat ini, pembangunan huntara tahap I telah mencapai sekitar 50 persen. Struktur baja ringan sebagai pondasi dan pembatas bangunan telah terpasang, sementara pemasangan dinding dilakukan secara bertahap. Empat unit alat berat juga terus beroperasi dari pagi hingga malam hari.
Tidak hanya fokus pada tahap I, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Agam juga menyiapkan pembangunan huntara tahap II. Lokasi yang direncanakan berada di Kecamatan Palembaian, memanfaatkan lahan milik warga yang dipinjamkan sementara. Di lokasi tersebut akan dibangun 84 unit huntara tambahan.
Saat ini, pemerintah daerah dengan dukungan BNPB tengah menyiapkan berbagai dokumen perizinan, termasuk surat persetujuan pemilik lahan dan Surat Keputusan Bupati Agam. Pembersihan lahan untuk pembangunan huntara tahap II telah mulai dilakukan.
Melalui percepatan pembangunan huntara ini, BNPB berharap para pengungsi banjir bandang di Kabupaten Agam dapat segera menempati hunian yang layak dan aman sambil menunggu proses pemulihan dan rekonstruksi jangka panjang.
Sumber : komdigi.go.id
Katalis Info – AKtual,Informatif,Terpercaya Aktual,Informatif.Terpercaya