Katalisinfo.com, Singkawang – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X PKK Kota Singkawang menjadi momentum awal penajaman arah kebijakan dan program kerja Tim Penggerak PKK tahun 2026. Sejumlah isu strategis pembangunan daerah ditetapkan sebagai prioritas, mulai dari penurunan angka stunting, ketahanan pangan keluarga, penguatan UMKM, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan pentingnya peran PKK dalam menghadirkan program yang tidak sekadar bersifat administratif, tetapi memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Rakerda X PKK Kota Singkawang yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 tingkat kota, di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, PKK memiliki posisi strategis karena bergerak langsung di lingkup keluarga, sehingga berperan besar dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah maupun agenda pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa program PKK ke depan harus mampu menjadi solusi konkret atas persoalan stunting, kemandirian pangan keluarga, serta penguatan ekonomi melalui UMKM.
Tjhai Chui Mie juga mendorong PKK Kota Singkawang untuk aktif berkontribusi dalam lima dari delapan Asta Cita, di antaranya penguatan ideologi Pancasila, kemandirian pangan, pengembangan kewirausahaan dan industri kreatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan peran perempuan dan pemerataan ekonomi.
“PKK membangun dari bawah. Ketika keluarga kuat, fondasi pembangunan daerah dan nasional juga akan semakin kokoh,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi dedikasi para kader PKK, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan, yang selama ini konsisten mendampingi masyarakat. Tema Rakerda diharapkan menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Singkawang, Ny. Rahmadiyanti Muhammadin, menyebut Rakerda sebagai ajang evaluasi sekaligus penajaman kebijakan agar gerakan PKK semakin selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara PKK, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar setiap program benar-benar berdampak di lapangan. Menurutnya, kader PKK hingga tingkat dasa wisma memegang peran vital sebagai ujung tombak pelaksanaan program.
“Kehadiran kader di tengah masyarakat memastikan manfaat program pembangunan dapat dirasakan langsung oleh keluarga,” ujarnya.
Ia berharap program kerja PKK ke depan disusun secara realistis, inovatif, dan berorientasi pada hasil, sehingga PKK Kota Singkawang semakin berdaya guna dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
sumber: Infopublik.id
Katalis Info – AKtual,Informatif,Terpercaya Aktual,Informatif.Terpercaya