Kepanikan BBM, Pertalite dan Pertamax Ludes di SPBU Parangtritis, Antrean Motor dan Mobil Mengular di Tengah Isu Perang Iran–Israel (Dok MB Katalisinfo.com)

Kepanikan BBM, Pertalite dan Pertamax Ludes di SPBU Parangtritis, Antrean Motor dan Mobil Mengular di Tengah Isu Perang Iran–Israel

YOGYAKARTA – Katalisinfo.com

Kepanikan pembelian bahan bakar minyak (BBM) terjadi di wilayah Yogyakarta pada hari ini. Masyarakat berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk melakukan pengisian, memicu antrean panjang kendaraan baik sepeda motor maupun mobil sejak sore hingga malam hari.

 

Pom Bensin disemua lokasi Yogyakarta di serbu warga. (Dok MB Katalisinfo.com)

Pantauan di SPBU Pertamina dengan kode 44.558.03 yang berlokasi di Jalan Parangtritis Km 11, Timbulharjo, Sewon, Bantul, menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga keluar area pengisian. Kepadatan terjadi di hampir seluruh jalur masuk SPBU.

Situasi memuncak sekitar pukul 19.00 WIB, ketika stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax dilaporkan habis. Kondisi tersebut menyisakan hanya Pertamax Turbo sebagai satu-satunya BBM yang masih tersedia di lokasi.

Sejumlah pengendara mengaku telah mengantre cukup lama. Antrean tidak hanya didominasi kendaraan roda dua, tetapi juga mobil pribadi yang turut memadati area SPBU, memperparah kepadatan di lapangan.

Fenomena ini diduga dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap informasi yang beredar di media sosial menjelang Lebaran. Masyarakat masih bingung terhadap kejelasan regulasi, terutama terkait isu yang menyebutkan adanya potensi kenaikan harga BBM secara signifikan mulai tanggal 1 April 2026.

Isu Global Perang Iran – Israel menimbulkan kepanikan masyarakat terhadap ketersediaan BBM di Indonesia 

Isu tersebut dikaitkan dengan meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang terus memanas. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah disebut-sebut berdampak pada distribusi energi dunia.

Salah satu titik krusial adalah Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak global. Kawasan ini dilaporkan berada dalam pengawasan ketat Iran di tengah meningkatnya ketegangan, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dunia.

Kondisi global tersebut kemudian memicu kekhawatiran berantai di tingkat masyarakat. Informasi yang belum terverifikasi membuat sebagian warga memilih untuk melakukan pengisian BBM lebih awal, bahkan dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebijakan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat. Namun demikian, antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah titik SPBU di Yogyakarta.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, guna menghindari kepanikan yang lebih luas di tengah situasi yang berkembang.

About KatalisInfo

Check Also

BEM NUSANTARA DIY AJUKAN AMICUS CURIAE KE MAHKAMAH KONSTITUSI. Dari Yogyakarta untuk Keadilan dan Kepastian Hukum

Katalisinfo.com – Jakarta Jakarta, 15 April 2026 — BEM Nusantara DIY secara resmi mengajukan amicus …