1.579 peserta ikut seleksi pendamping BUM Desa Bojonegoro. Tes CAT digelar ketat, transparan, dan profesional untuk menghasilkan pendamping desa berkualitas. Foto: Diba

1.579 Peserta Ikuti Rekrutmen Pendamping BUM Desa Bojonegoro, Seleksi CAT Dijaga Ketat dan Transparan

Bojonegoro, Katalis Info – Sebanyak 1.579 peserta mengikuti proses rekrutmen Tenaga Pendamping Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Kabupaten Bojonegoro yang berlangsung di Aula Suyitno, Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas Bojonegoro, Kamis (20/11/2025). Seleksi menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang dibagi dalam tiga sesi untuk memastikan proses berjalan tertib, nyaman, dan memiliki akurasi penilaian yang tinggi.

Setiap peserta memasuki ruang ujian melalui pemeriksaan ketat. Meski demikian, suasana ujian tetap kondusif sebagai bentuk komitmen penyelenggara menghadirkan seleksi yang adil dan transparan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bojonegoro, Machmuddin, menjelaskan bahwa rekrutmen ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemberdayaan desa, khususnya dalam pengembangan BUM Desa.
“Rekrutmen Tenaga Pendamping BUM Desa Tahun 2025 ini kami laksanakan untuk memperkuat pemberdayaan dan penguatan BUM Desa di Bojonegoro. Semua proses dilakukan secara profesional, terbuka, dan transparan,” tegasnya.

Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat Desa dan Kelurahan, Evie Octavia Marini, menuturkan bahwa minat masyarakat terhadap program pendamping desa sangat tinggi. Sebanyak 1.700 lebih orang mendaftar, namun hanya 1.579 peserta yang dinyatakan lolos administrasi.
“Tes CAT ini akan menyaring peserta terbaik sesuai kualifikasi untuk menjadi pendamping BUM Desa,” ujarnya.

Setelah seluruh sesi CAT selesai, nilai peserta akan diperingkat untuk menentukan siapa yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu psikotes dan wawancara. Pada tahap ini, integritas proses tetap dijaga melalui pengawasan teknis yang ketat.

Penanggung Jawab Pelaksanaan Ujian, Laily Agustina, mengatakan bahwa setiap ruangan dipantau oleh 18 petugas yang siap membantu peserta menghadapi kendala teknis.
“Sebelum memasuki ruangan, peserta menjalani pemeriksaan fisik (body checking) untuk mencegah potensi kecurangan. Aplikasi ujian juga dirancang khusus agar peserta tetap fokus. Jika peserta mencoba membuka halaman lain di luar laman ujian, sistem otomatis logout dan tidak dapat login kembali karena token hanya dapat digunakan sekali dalam jangka waktu tertentu. Nilai juga langsung muncul setelah peserta selesai mengerjakan,” jelasnya.

Dengan desain seleksi yang ketat, profesional, dan transparan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dapat menjaring pendamping BUM Desa yang memiliki integritas tinggi serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa. Antusiasme para peserta yang memenuhi aula kampus menjadi cermin optimisme bahwa BUM Desa di Bojonegoro akan semakin berkembang.

Sumber : infoPublik

About KatalisInfo

Check Also

Delegasi Kemenlu Pelajari Investasi dan Kawasan Industri Terintegrasi di Gresik

Katalisinfo.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi lokasi pembelajaran lapangan bagi peserta Pendidikan dan Pelatihan …