DPRD Agam resmi menyetujui Raperda APBD 2026 dengan proyeksi defisit Rp47,5 miliar. Anggaran disusun hati-hati sebagai dasar pembangunan daerah. Foto : Istimewa

DPRD Agam Setujui Raperda APBD 2026, Defisit Rp47,5 Miliar Jadi Tantangan Pembangunan Daerah

Agam, katalisinfo.com – DPRD Kabupaten Agam bersama Pemerintah Daerah resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Aula Utama DPRD Agam, Lubuk Basung, Minggu (30/11/2025). Persetujuan tersebut menandai langkah awal pelaksanaan program pembangunan daerah tahun mendatang.

APBD 2026: Pendapatan Rp1,355 Triliun, Belanja Rp1,403 Triliun

Dalam RAPBD 2026, Pemkab Agam memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp1,355 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp219 miliar dan pendapatan transfer Rp1,13 triliun. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp1,403 triliun, yang mencakup:

  • Belanja Operasi: Rp1,184 triliun

  • Belanja Modal: Rp46 miliar

  • Belanja Tidak Terduga: Rp5,4 miliar

  • Belanja Transfer: Rp164 miliar

Dengan komposisi tersebut, Agam menghadapi defisit anggaran sebesar Rp47,5 miliar.

Bupati: APBD Disusun Hati-Hati dan Melalui Kerja Kolektif

Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan bahwa penyusunan RAPBD 2026 merupakan hasil kerja intensif antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Anggaran (Banggar) DPRD, serta komisi-komisi terkait.

“Penyusunan Raperda APBD 2026 dilakukan dengan intensif dan penuh kehati-hatian. Saya menyampaikan apresiasi kepada DPRD Agam atas persetujuan ini. Keputusan ini merupakan bagian penting dari siklus anggaran daerah,” ujar Bupati.

Ia berharap seluruh program yang tercantum dalam APBD 2026 dapat berjalan efektif untuk mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Dilanjutkan ke Gubernur Sumbar untuk Dievaluasi

Usai disetujui DPRD, Raperda APBD 2026 direncanakan segera disampaikan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk dievaluasi sesuai regulasi yang berlaku. Evaluasi ini menjadi tahap penting untuk memastikan APBD berjalan sesuai aturan dan kebutuhan pembangunan daerah.

Pemkab Agam menegaskan bahwa APBD 2026 diharapkan menjadi dasar kuat bagi pelaksanaan program pembangunan yang lebih optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.

(MC Agam/Tori)

Sumber : Infopublik

About KatalisInfo

Check Also

Tour APEKSI 2026 di Banda Aceh: Peserta Jelajahi Wisata Sejarah hingga Jejak Tsunami

Katalisinfo.com, Banda Aceh – Peserta Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil I) APEKSI 2026 mengikuti …