Pemkab Lumajang tegaskan pemulihan pascabencana Semeru harus berbasis data akurat untuk pastikan rehabilitasi cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan warga. Foto : Istimewa

Pemkab Lumajang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Semeru Harus Berbasis Data Akurat

Lumajang, Katalis Info — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat proses pemulihan pascabencana erupsi Gunung Semeru dengan memastikan pendataan dan perencanaan dilakukan secara terpadu. Langkah ini dibahas langsung dalam diskusi strategis yang dipimpin Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Candipuro pada Jumat (21/11/2025).

Bupati Indah menegaskan bahwa pendataan menyeluruh menjadi fondasi utama dalam merancang rehabilitasi dan rekonstruksi yang cepat dan tepat sasaran. Data kerusakan rumah warga, fasilitas publik, hingga sarana pendidikan dianalisis secara terstruktur agar setiap sumber daya yang digunakan memberikan dampak maksimal.

“Pendekatan berbasis data memungkinkan setiap langkah pemulihan terukur dan terencana. Rumah yang rusak, fasilitas publik yang terdampak, dan sekolah dapat dipulihkan secara optimal, sehingga kehidupan masyarakat lebih cepat kembali normal dan aman,” ujar Indah.

Pemkab Lumajang mencatat perkembangan terbaru terkait data pengungsian per 21 November 2025 pukul 18.00 WIB. Di Kecamatan Pronojiwo, Desa Supiturang mencatat total 852 jiwa terdampak, tersebar di SMPN 02 Pronojiwo sebanyak 192 jiwa dan SDN 04 Supiturang sebanyak 214 jiwa, serta 239 jiwa lainnya di titik pengungsian lain. Sementara itu, Kecamatan Candipuro mencatat total 264 jiwa pengungsi, masing-masing 64 jiwa di Kantor Kecamatan dan 200 jiwa di Penanggal.

Pendekatan berbasis data ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan setiap bantuan dan layanan pemulihan tepat sasaran. Aparat dan relawan terus melakukan pendataan, pemantauan lapangan, serta distribusi bantuan secara terkoordinasi untuk menjamin seluruh warga terdampak merasakan manfaat langsung.

Selain memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan, pemerintah juga memprioritaskan pemulihan fasilitas publik dan sarana penting lainnya. Upaya ini penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan, sekolah segera dibuka, dan roda ekonomi lokal kembali bergerak.

Dengan menetapkan wilayah terdampak sebagai prioritas dan memanfaatkan data akurat sebagai landasan perencanaan, Pemkab Lumajang menunjukkan komitmen kuat memberikan respons yang nyata, menyeluruh, dan berdampak langsung pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber : InfoPublik

About KatalisInfo

Check Also

KemenHAM Perkuat Kapasitas Komunitas di Gorontalo, Dorong Peran Aktif dalam Isu HAM

Katalisinfo.com, Gorontalo – Kementerian Hak Asasi Manusia melalui Kantor Wilayah Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Gorontalo …